Menlu Terima Dua WNI Yang Selamat Dari Bencana Gempa Bumi di Haiti

Menteri Luar Negeri telah menerima 2 (dua) orang WNI yang selamat dari gempa di Haiti, yaitu Endang Dwi Satriyani dan Yogi Anggoro, pada tanggal 17 Februari 2010. Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang kerja Menlu pada pukul 16.30 WIB.
Dalam pertemuan itu, kedua WNI tersebut menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian Luar Negeri serta Perutusan Tetap RI di New York yang telah memberikan bantuan yang diperlukan oleh 5 (lima) WNI di Haiti pasca terjadinya bencana, antara lain dengan memberikan dokumen perjalanan yang mereka perlukan untuk keluar dari Haiti. Selain itu, Menteri Luar Negeri juga menyampaikan apresiasinya terhadap Sdri. Endang dan Sr. Yogi atas bantuan mereka dalam memastikan keberadaan dan kondisi 3 (tiga) WNI lainnya. Pada pagi harinya, kedua WNI tersebut juga diterima oleh Direktur Perlindungan WNI dan BHI.
Sdri. Endang dan Sdr. Yogi adalah staf volunteer Minustah (United Nations Stabilization Mission in Haiti) yang berada di Port Au Prince saat terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7 skala richter pada tanggal 12 Januari 2010. Gempa tersebut telah meluluhlantakkan Port Au Prince, Haiti, serta mengakibatkan jatuhnya korban jiwa yang diperkirakan mencapai 230.000 orang. Melalui penelusuran yang dilakukan oleh PTRI New York melalui jalur kantor Minustah, Sekretariat Markas Besar PBB dan jaringan mailing list komunitas warga Indonesia yang bekerja di Sekretariat PBB, diperoleh informasi mengenai keberadaan kedua WNI staf Minustah tersebut di Haiti. Melalui berbagai upaya, PTRI New York berhasil melakukan komunikasi dengan kedua WNI tersebut dan memastikan bahwa keduanya selamat dari bencana dan dalam keadaan sehat.
Dari komunikasi yang dilakukan oleh Perwakilan RI di New York dengan kedua WNI tersebut diperoleh pula informasi mengenai keberadaan 3 (tiga) orang WNI asal Bali yang bekerja di Hotel Caribee, Port Au Prince, yaitu Ni Luh Made Juini, Ni Ketut Yastri Astiti dan I Gusti Putu Ayu Putu Sukerti. Atas bantuan Sdri. Endang dan Sdr. Yogi, dapat dipastikan bahwa ketiganya juga selamat dari bencana gempa. Saat ini, ketiga WNI asal Bali tersebut sudah kembali ke Denpasar dalam dua gelombang. Dua WNI yang masih memiliki visa Amerika Serikat yang masih berlaku (Ni Ketut Yastri Astiti dan I Gusti Putu Ayu Putu Sukerti) pulang ke Indonesia pada tanggal 29 Januari 2010. Sedangkan Ni Luh Made Juini yang harus mengurus perpanjangan visa terlebih dahulu kembali ke tanah air pada tanggal 5 Februari 2010.
Dalam penanganan WNI di Haiti pasca terjadinya gempa bumi, Kementerian Luar Negeri c.q. Direktorat Perlindungan WNI dan BHI dan Perutusan Tetap RI di New York senantiasa melakukan koordinasi intensif dengan Sekretariat PBB guna memberikan bantuan yang diperlukan oleh kelima WNI tersebut. Hal ini merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi Warga Negara Indonesia yang berada di luar negeri.
(Sumber : Dit. PWNI & BHI)

Tentang khikhwan

ga ada apa-apa
Pos ini dipublikasikan di Bencana Alam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s